Herman: KPU Harus Beri Perhatian Khusus Korban Tsunami dan Gempa

E Herman Khaeron.

WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, E Herman Khaeron mengatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memberi perhatian khusus terhadap calon pemilih pada pemilu 2019 yang menjadi korban Tsunami dan Gempa, baik di Sulawesi Tengah maupun wilayah lainnya.

“Ya memang seharusnya KPU sebagai penyelenggaran pemilu memberikan perhatian khusus atas hak-hak korban bencana seperti gempa maupun tsunami itu agar hak-hak mereka tidak berkurang sedikitpun,” kata Herman di kantornya, Rabu, (3/10).

Herman mencontohkan berbagai fasilitas pemilu yang seharusnya disediakan KPU bagi warga korban tsunami di Sulawesi Tengah, seharusnya hal tersebut tidak berkurang sedikitpun.

“Seperti tempat-tempat pemungutan suara atau TPS. Kan ini harus difikirkan ulang oleh KPU selaku penyelenggara. Karena sebelum terjadi gempa dan tsunami tentunya sudah ada rencana dimana saja akan didirikan tps. Namun dengan adanya kondisi seperti saat ini tentu KPU harus mereschedule ulang,” lanjut Herman.

Demikian pula terhadap jumlah calon pemilih. Menurut Herman KPU harus pula melakukan perencanaan ulang seperti pengecekan secara detil. Berapa jumlah calon pemilih yang wafat saat bencana tersebut terjadi.

“Harus ada perencanaan ulang. Sebab ini kan akan merubah pula jumlah DPS yang nantinya akan menjadi DPT. Selain itu jumlah-jumlah seperti surat suara, bilik suara, tempat pemungutan suara kan juga harus dihitung ulang agar tidak terjadi kekacauan dilokasi saat pencoblosan dilakukan,” sambung Herman.

Herman berharap KPU dapat menggunakan waktu yang tersisa untuk secepatnya melakukan perbaikan-perbaikan terhadap tahapan-tahapan pemilu. Sebab, pemungutan suara pemilu 2019 akan dilakukan pada Bulan April tahun depan.

“Ini kan masih ada waktu, ya harus dimaksimalkan agar semuanya bisa terselenggara sesuai harapan semua pihak,” tegas Herman.   {007}.

Comments

comments