Ketua DPR RI: Segera Perbaiki EWS Bencana!!!

Jenazah Korban Tsunami Palu.

 

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak pemerintah agar secepatnya memperbaiki Early Warning Sysstem (EWS) bencana alam untuk menghindari banyaknya korban berjatuhan.

“Terkait masih minimnya peralatan peringatan dini bencana di Indonesia, mengingat Indonesia berada di cincin api (ring of fire) Pasifik, mendorong komisi terkait  meminta pemerintah segera melengkapi dan memperbaiki peralatan atau sistem pendeteksi dini (early warning system) bencana untuk mencegah jatuhnya korban jiwa apabila terjadi bencana alam seperti tsunami dan gempa bumi, mengingat waktu peringatan dini merupakan aspek yang paling penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa dan materi,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Selasa, (2/10).

Jika dana menjadi kendala perbaikan EWS, lanjut Bamsoet, pihaknya siap memberikan dukungan agar lembaga terkait memperoleh kemudahan pendanaan untuk memulihkan seluruh peralatan yang dibutuhkan.

“Melalui Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Komisi V DPR, Komisi VII DPR, dan Komisi VIII DPR untuk memberikan dukungan anggaran kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), BMKG, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam penyusunan anggaran, baik untuk pengadaan buoy dan perawatan (maintenance) seluruh early warning system, serta memperbaiki dan mengganti buoy-buoy yang rusak di seluruh perairan Indonesia, terutama di daerah yang sering terjadi gelombang besar ataupun daerah rawan tsunami, mengingat buoy merupakan salah satu teknologi pendeteksi dini tercepat atas peluang terjadinya tsunami di wilayah Indonesia,” lanjut Bamsoet.

Disamping itu, sambung Bamsoet, dirinya memandang penting pelibatan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi EWS untuk ikut memelihara agar tidak cepat/mudah rusak.

“Mendorong Komisi V DPR dan Komisi VIII DPR meminta BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan masyarakat untuk melakukan perawatan terhadap peralatan early warning system agar alat tetap dapat berfungsi dengan baik untuk jangka waktu yang lama,” sambung Bamsoet.

Tidak lupa Bamsoet juga mengatakan pentingnya koordinasi kuat antara BMKG dan Kemenkominfo agar menjadi bagian alat sosialisasi informasi yang merupakan informasi penting bagi masyarakat luas.

“Mendorong Komisi I DPR dan Komisi V DPR meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk berkoordinasi terkait basis informasi yang digunakan oleh BMKG dalam menyebarkan informasi peringatan early warning system kepada masyarakat yang berada di wilayah berpotensi bencana selain melalui media cetak, online, dan siaran, juga dapat melalui SMS broadcast,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments