Pembatasan Dana Kampanye Untuk Mengurangi Dampak Negatif

E Herman Khaeron.

WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, E Herman Khaeron mengatakan bahwa pembatasan dana kampanye ditujukan agar berbagai bentuk dampak negatif yang mungkin muncul bisa diminimalisir. “Peraturan pembatasan dana kampanye ini untuk membatasi beban moral,” kata Herman di DPR RI, Kamis, (4/10).

Dalam kesempatan itu Herman juga mengatakan bahwa jika dana kampaye dilepaskan sebebas-bebasnya dikhawatirkan akan mengurani kinerja setelah duduk pada kursi jabatan nantinya. “Ini akan membuat kinerja kurang baik,” lanjut Herman.

“Dengan peraturan ini supaya tangungjawab moral bisa tumbuhkan rasa tanggung jawab dalam mengemban amanah dan tanggungjawab karena dalam pemilunya tidak ada beban moral,” sambung Herman.

Tidak lupa Herman juga mengusulkan agar pelaporan dana kampanye tidak hanya menjadi kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menurut Herman selayaknya dilibatkan dalam pelaporan tersebut.

“Makanya saya mendorong agar Bawaslu juga memiliki akses untuk pelaporan dana kampanye itu,” ujar Herman.

Herman sendiri tidak menampik dugaan biaya yang akan dipikul oleh masing-masing calon anggota legislatif (caleg) pada pemilu 2019 akan jauh lebih tinggi. Hal itu disebabkan, masing-masing caleg harus memikul beban pemilu legislatif dan presiden.

“Sekarang ini kalau ke konstituen suasanya Pilpres. Situasi ini menurut saya, justeru pemilu yang akan datang ini akan lebih mahal,” jelas Herman.   {007}.

Comments

comments