Pemerintah Boleh Gunakan Seluruh Helikopter Untuk Angkut Bantuan Bencana

Rahmat N Hamka.

ANGGOTA Komisi V DPR RI, Rahmat N Hamka menegaskan bahwa pemerintah pusat dimungkinkan menggunakan seluruh helikopter yang ada di republik ini untuk mengangkut bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Ya seharusnya bisa dan yang paling penting tingkat urgensi dan skalanya sudah memungkinkan,” kata Rahmat dalam pesan elektroniknya menjawab pertanyaan wartawan, Rabu, (3/10).

Penggunaan helikopter tersebut, diharapkan bisa mengatasi berbagai halangan berupa kondisi jalan darat di lokasi bencana itu. Dengan helikopter, berbagai bentuk barang kebutuhan pokok para korban bencana bisa segera disalurkan. Dengan demikian para korban tidak harus menunggu terlalu lama agar bisa tetap bertahan hidup.

Penggunaan helikopter juga telah kerap dilakukan untuk mengirimkan barang bantuan bagi korban bencana alam. Salah satunya adalah saat gempa menerpa Sumatera Barat beberapa tahun silam. Saat itu sejumlah helikopter dikerahkan untuk mengirim barang bantuan yang hanya bisa tiba di kota Padang, Sumatera Barat.

Melalui helikopter itulah barang-barang dikirimkan meskipun di lokasi alat transportasi udara jenis ini tidak bisa mendarat. Barang-barang dapat didroping ke darat pada ketinggian sekitar 2 meter.

Meski demikian Rahmat yakni pemerintah pusat sudah memiliki rencana kerja dalam penanganan korban tsunami dan gempa tersebut sesuai skala prioritas.

“Tapi sebenarnya pemerintah sudah punya skala prioritas dalam penanganannya, apa yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu,” sambung Rahmat.

Apalagi, jelas Rahmat, hingga kini sejumlah jalan sudah mulai terbuka bagi jalur distribusi pengiriman bantuan. “Dan sekarang sudah mulai terbuka akses darat jalur utama Palu, kemudian titik-titik lokasi pengungsian harus jelas sehingga distribusi bantuan bisa lebih terarah,” kata Rahmat.   {007}.

Comments

comments