Bamsoet: Perbaiki Sistem Manajemen BPJS Kesehatan !!!

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memperbaiki sistem manajemen yang ada selama ini. Hal tersebut diharapkan dapat mencegah berulangnya devisit anggaran seperti belakangan ini.

“Terkait dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan kembali mendapatkan suntikan dana dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 5,6 triliun, untuk melunasi tunggakan-tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit mitra kerja sama, mendorong BPJS Kesehatan memperbaiki sistem manajemen yang selama ini banyak menimbulkan defisit, sehingga tidak dapat melunasi tagihan-tagihan dari rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, jika terjadi penyimpangan harus dikenakan sanksi agar tidak terulang kembali,” kata Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Jumat, (30/11).

Hal penting lain yang juga didesak Bamsoet untuk secepatnya dilakukan oleh BPJS Kesehatan adalah melakukan perpanjangan kerjasama dengan mitra-mitra kerja, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan bagi para peserta.

“Mendorong BPJS Kesehatan memenuhi perpanjian kerjasama dengan rumah sakit, sehingga prosedur pengobatan dan berobat di rumah sakit dapat berjalan lancar bagi peserta BPJS Kesehatan,” lanjut Bamsoet.

Suntikan dana yang bersumber dari uang rakyat alias APBN, sambung Bamsoet, harus dapat digunakan BPJS Kesehatan semaksimal mungkin. Berbagai tunggakan yang selama ini terjadi harus dapat secepatnya diselesaikan agar pelayanan rumah sakit kepada peserta tidak terhambat.

“Mendorong BPJS Kesehatan untuk memanfaatkan semaksimal mungkin suntikan dana dari Kemenkeu agar tunggakan-tunggakan yang ada dapat dibayarkan,” sambung Bamsoet.

“Mendorong BPJS Kesehatan meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang berobat ke rumah sakit dengan memperhatikan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sebagai bentuk pengawasan dalam pelayanan pengobatan. Mendorong peserta BPJS Kesehatan untuk melaksanakan kewajibannya membayar iuran sesuai dengan kepesertaannya di BPJS Kesehatan agar pelayanan kesehatan dari BPJS atau rumah sakit dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan,” pungkas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments