Desakan Bangun Pangkalan Militer di Papua Kembali Diingatkan

Syaifullah Tamliha.

ANGGOTA Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha mengatakan sangat penting Pemerintah membangun Pangkalan Militer di Papua. Hal tersebut diyakini akan semakin menguatkan citra TNI baik di dalam maupun luar negeri. “Saya katakan, TNI kita supaya bikin pangkalan militer di Papua,” kata Tamliha beberapa saat sebelum Rapat Paripurna di DPR RI, Kamis, (13/12).

Dijelaskan Tamliha, dengan adanya Pangkalan Militer di Papua, maka sebagian energi yang dimiliki TNI, akan tercurah untuk kegiatan kemiliteran. Sedangkan yang terjadi saat ini, menurut Tamliha, energi tersebut digunakan untuk kegiatan-kegiatan nonkemiliteran.

“Yang terjadi saat ini, karena TNI terlalu operasi selain yang berkaitan dengan perang. Sehingga terlalu banyak bersinggungan dengan orang,” jelas Tamliha.

“Seperti TNI ikut serta mengurusi tentang KB (Keluarga Berencana), mencetak sawah. Kadang-kadang itu bisa menjadi antipati. Memang manunggal,” sambung Tamliha.

Menurut Tamliha, untuk urusan mencetak sawah, negara ini sudah memiliki kementerian yang mengurusi bidang pertanian, yakni Kementerian Pertanian. Jadi, menuru Tamliha lagi, urusan seperti itu sepantasnya tidak dilakukan oleh TNI. “Kenapa pencetakan sawah tidak diserahkan saja ke Kementerian Pertanian,” ujar Tamliha.   {007}.

Comments

comments