Bamsoet: Antisipasi Guguran Lava Pijar Gunung

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak pihak-pihak terkait secepatnya mengambil langkah-langkah antisipatif terhadap terjadinya kembali guguran lava pijar dari gunung yang ada. Hal tersebut diyakni dapat mengurangi potensi jatuhnya korban akibat guguran material sangat panas tersebut.

“Mendorong Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/BASARNAS), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemerintah Daerah untuk siaga dan melakukan antisipasi terhadap potensi terjadinya bencana alam di sekitar Gunung Merapi dan Gunung Karangetang, guna meminimalisir adanya korban jiwa,” kata Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, (13/2).

Selain itu, Bamsoet juga mendesak BNPP mengevakuasi masyarakat yang masih berada di daerah rawan terkena akibat dari guguran lava itu sendiri. “Mendorong BNPP untuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di zona bahaya, guna menghindari adanya korban saat terjadi guguran lava pijar ataupun banjir lahar,” lanjut Bamsoet.

“Mendorong BNPB melalui BPBD untuk membuat jalur-jalur evakuasi yang dilengkapi dengan tanda-tanda yang jelas guna memudahkan masyarakat untuk evakuasi saat terjadi erupsi,” sambung Bamsoet.

Tidak lupa Bamsoet menghimbau seluruh masyarakat, khsusunya yang berada di sekitar lokasi tidak panik dalam menghadapi bencana tersebut. “Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, serta selalu mengikuti arahan dari petugas dan memperbarui informasi terbaru terkait status gunung dari BMKG dan PVMBG sebagai institusi resmi,” himbau Bamsoet.

“Mendorong Badan Meteorologi, Klimatogi, dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Tim Pemantau Gunung Api untuk memberikan informasi terupdate kepada masyarakat, baik melalui media cetak, siber, maupun siaran, mengenai kondisi terkini dari status kedua gunung dan kondisi cuaca di puncak gunung tersebut,” pungkas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments