Ketua DPR RI: Tingkatkan Pengawasan Wilayah Laut Indonesia

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak berbagai intitusi yang bekerja pada wilayah laut republik ini untuk meningkatkan pengawasan. Hal tersebut didasarkan pada telah ditangkapnya 633 kapal ikan yang menangguk keuntungan dengan cara tidak sah.

“Terkait sebanyak 633 kapal perikanan ilegal yang ditangkap dalam kurun waktu Januari-Oktober 2018, 267 diantaranya adalah kapal ikan asing dan 366 merupakan nelayan lokal, walaupun setiap tahunnya telah terjadi penurunan jumlah kapal ikan asing ilegal, mendorong Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), KKP, Polair (Polisi Air), dan Bea Cukai untuk meningkatkan pengawasan terhadap seluruh aktivitas yang terjadi di laut, terutama di wilayah-wilayah perbatasan” kata Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Kamis, (7/2).

Untuk itu, Bamsoet juga mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya mengoptimalkan kapal ikan yang ada agar beroperasi di seluruh wilayah laut republik tercinta ini. Cara itu diyakini dapat mengurani masuknya kapal ikan liar untuk menangkap ikan yang berlimpah di perairan Indonesia.

“Mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan upaya-upaya optimalisasi kapal-kapal ikan agar dapat beroperasi di seluruh perairan Indonesia, guna meminimalisir dan mencegah masuknya kapal ikan asing ilegal,” lanjut Bamsoet.

KKP juga diminta agar memberi kemudahan bagi nelayan dalam negeri dalam mendapatkan izin menangkap di seluruh wilayah laut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Mendorong KKP untuk mempermudah perizinan pelayaran bagi nelayan-nelayan lokal dalam menangkap ikan,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments