Nizar: Ujian Nasional Menjadi Beban Bagi Pesarta Didik

M Nizar Zahro.

ANGGOTA Komisi X DPR RI, M Nizar Zahro mengatakan bahwa program Ujian Nasional (UN) yang selama ini dilakukan bagi peserta didik pada masing-masing tingkatan tidak lebih dari sekedar beban. Terkesan upaya peserta didik belajar selama bertahun-tahun tidak berguna jika saat UN mereka tidak lulus.

“UN selama ini hanya menjadi beban bagi anak-anak didik. Belajar bertahun-tahun tapi faktor utama kelulusan ditentukan oleh hasil UN,”  kata Nizar dalam pesan elektronik yang diterima, Senin, (18/3).

Akibatnya, lanjut Nizar, sekolah-sekolah terkesan berubah fungsi menjadi lembaga bimbingan belajar. Sementara peran yang sebenarnya adalah tempat diselenggarakannya proses pendidikan dan pengajaran.

“Tidak aneh jika sekolah menjelang kelulusan berubah menjadi bimbel. Anak difokuskan untuk pendalaman materi dan melakukan berkali-kali try out,” lanjut Nizar.

Apalagi, sambung Nizar, UN itu sendiri belum juga digunakan sebagai syarat peneriman peserta didik untuk masuk perguruan tinggi.

“Ironisnya, UN yang sudah menyusahkan anak didik ternyata belum diterima oleh perguruan tinggi sebagai dasar penerimaan mahasiswa baru,” sambung Nizar.

“Melihat dampak UN tidak signifikan terhadap masa depan anak didik, maka pantas jika UN dihapus. Selanjutnya, bisa dilakukan pembimbingan bakat dan minat kepada anak didik. Cara ini bisa dilakukan dengan menggandeng pihak universitas dan dunia kerja,” tulis Nizar.

“Bagi anak yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi diberikan saluran komunikasi dengan perguruan tinggi yang dituju. Komunikasi dijalin sedini mungkin agar jika masuk sudah ada perkenalan. Anak didik sudah menyiapkan pengetahuan yang diharapkan oleh perguruan tinggi tersebut,” tulis Nizar lagi.   {007}.

Comments

comments