Tidak Akan Ada “Perang-Perangan” Terkait Pemilu 2019

Pemilu Serentak 17 April 2019.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa seluruh masyarakat republik ini tidak perlu merasa risau ataupun khawatir dalam menghadapi Pemilu 2019 nanti. Sebab, Pemilu bukanlah waktunya untuk main “perang-pengangan”.

“Tidak akan ada perang total, perang badar atau perang apa pun apalagi sampai chaos, karena mayoritas elemen warga bangsa tidak ingin negara terperangkap dalam suasana tidak kondusif hanya karena pemilihan umum (Pemilu),” kata Bamsoet dalam pidato Pembukaan Masa Sidang IV, Tahun Sidang 2018-2019 dalam pesan elektronik yang diterima, Senin, (4/3).

Dalam kesempatan kesempatan itu, Bamsoet juga mengatakan bahwa semua pihak di negara ini harus memiliki kesamaan pandangan sehingga Pemilu yang akan diselenggarakan 17 April mendatang dapat berjalan dengan aman.

“Kita semua harus memiliki komitmen dan memastikan stabilitas politik dan keamanan akan selalu terjaga, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan pemungutan serta perhitungan suara untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019 pada 17 April mendatang,” lanjut Bamsoet.

Selain itu Bamsoet juga mengajak agar semua pihak tidak menjadikan Pemilu 2019 sebagai ajang permusuhan sesama anak bangsa. Apalagi, Bamsoet juga menegaskan bahwa Pemilu yang merupakan bagian dari demokrasi haruslah mengedepankan adu visi bukan saling caci.

“Mari jauhkan pemilu dari pertentangan dan permusuhan yang dapat memporak-porandakan persatuan dan kesatuan nasional, apalagi sampai merobek-robek kebinnekaan kita sebagai bangsa. Ideologi Pancasila dan NKRI adalah harga mati yang harus kita pertahankan dan kita bela sampai titik darah penghabisan. Sekali lagi, Demokrasi adalah adu visi bukan caci maki,” himbau Bamsoet.   {007}.

Comments

comments