GBK Barometer Kampanye Republik Indonesia

M Nizar Zahro.

KETUA Umum Satria Gerindera, M Nizar Zahro mengatakan bahwa Gelolar Bung Karno (GBK) merupakan barometer terhadap keberhasilan sebuah kampanye pemilihan Presiden di republik ini. Banyak Presiden di republik inipun telah merasakan imbas positif dari GBK sebelum jabatan hinggap dipundak mereka masing-masing.

“GBK adalah barometer. Konstestan politik yang mampu memenuhi GBK, biasanya keluar sebagai pemenang kontestasi Pemilu. Mulai dari Gus Dur, Megawati, SBY, dan hingga Jokowi (Pilpres 2014) pernah merasakan atmosfer tersebut,” tulis Nizar dalam pesan elektroniknya, Minggu (7/4) petang.

“Saat ini atmosfer tersebut telah memenuhi kampanye Prabowo. Seisi GBK penuh sesak. Lautan manusia juga masih menjejali jalan-jalan menuju GBK. Pilpres 2014, Jokowi berhasil memenuhi GBK karena pencitraan politiknya. Namun saat ini publik sudah sadar bahwa banyak janji politik yang tidak terpenuhi,” sambung Nizar.

Dijelaskan Nizar, saat melakukan Kampanye di GBK, pasangan Calon Presiden nomor urut 2 telah berhasil menarik simpat dari begitu banyak warga masyarakat. “Spektakuler!! Capres 02 Prabowo-Sandi sukses gelar kampanye terakbar di Stadiun GBK Senayan. Kampanye dihadiri 1 juta orang,” lanjut Nizar.

Menurut Nizar, saat ini sebagian masyarakat Indonesia yang sempat memilih Jokowi pada Pilpres 2014 telah mengalihkan dukungannya kepada pasangan nomor urut 2. “Publik yang sudah tersadar mengalihkan dukungan kepada Prabowo. Banyak relawan Jokowi di Pilpres 2014 saat ini sudah berganti baju menjadi relawan Prabowo. Bahkan ada yang menyatakan taubat nasuha di depan Istana,” ujar Nizar.

“Siapa pun terkesima menyaksikan lautan manusia memenuhi GBK. Kehendak rakyat sulit dilawa. Pilpres 2019 telah selesai. Kampanye Capres 01 pada 13 April 2019 di GBK akan menjadi ajang perpisahan Jokowi kepada para pendukungnya,” pungkas Nizar.   {007}.

Comments

comments