Ketua DPR RI Desak KKP Tuntaskan Kasus Illega Fishing Kapal Malaysia

Bambang Soesatyo (Kemeja Putih).

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menuntaskan pengusutan kasus Illegal Fishing yang dilakukan oleh kapal ikan milik negara Malaysia. Apalagi, dua kapal ikan Malaysia ditangkap otoritas Indonesia dalam dua hari yang berbeda di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) Selat Malaka.

“Mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Direktorat Jenderal PSDKP, TNI AL dan Polair untuk mengusut tuntas kasus illegal fishing yang dilakukan oleh dua kapal ikan asing berbendera Malaysia tersebut serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam pencurian ikan ilegal sesuai dengan hukum yang berlaku, guna memberikan efek jera, mengingat dua kapal ikan asing tersebut melakukan pencurian ikan menggunakan alat tangkap trawl yang dilarang di Indonesia,” tulis Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Senin, (8/4).

Terhadap para pelaku, Bamsoet juga mendesak KKP dan Polisi Perairan Indonesia (Polair) mempidanakan mereka. Hal tersebut berdasarkan pada KUHP Pasal 2.

“Mendorong KKP dan Polair secara tegas menerapkan ketentuan pidana kepada Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan illegal fishing sesuai dengan Prinsip teritorialitas, yang menganggap hukum pidana Indonesia berlaku di dalam wilayah Republik Indonesia, siapapun yang melakukan tindak pidana. Prinsip tersebut ditegaskan dalam Pasal 2 KUHP,” lanjut Bamsoet.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga mendesak KKP berkoordinasi dengan TNI AU maupun AL agar dapat dilakukan patroli udara maupun Laut yang membuahkan hasil lebih maksimal.

“Mendorong KKP berkoordinasi dengan TNI AU untuk melakukan patroli udara dan TNI AL serta Polair untuk terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap kapal-kapal asing yang masuk ke wilayah Perairan Indonesia dengan melakukan patroli laut, khususnya di wilayah yang rawan terjadinya pencurian ikan, mengingat terhitung sejak Januari hingga 7 April 2019, terdapat 27 kapal ilegal ditangkap saat melakukan upaya pengerukan sumber daya ikan secara ilegal,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments