Pengedaran Kembali Video Anies Baswedan Dukung Jokowi Dinilai Lucu

M Nizar Zahro.

POLITISI Partai Gerindera, M Nizar Zahro menilai pengedaran kembali video yang berisi dukungan Anies Baswedan kepada Joko Widodo pada pilpres 2014merupakan sesuatu yang aneh.

“Lucu, jika hari ini diedarkan video dukungan Anies kepada Jokowi di Pilpres 2014. Itu adalah masa lalu,” tulis Nizar dalam pesan elektronik saat dikonfirmasi, Senin, (1/4).

Justeru, lanjut Nizar, pengedaran kembali video tersebut dapat dilihat sebagai sikap yang tidak elok dari seseorang yang pernah didukung pada Pilpres 2014 lalu oleh Anies Baswedan.

“Orang yang berjasa didepak mentah-mentah. Kacang lupa kulit. Sekarang saat posisi terdesak, Anies ingin ditarik-tarik kembali. Sunggu perilaku politik yang tidak tahu malu,” lanjut Nizar.

“Semua tahu bahwa Anies adalah pendukung Jokowi pada Pilpres 2014. Atas dukungan tersebut, Anies kemudian diberi kursi Mendikbud. Tapi dalam perjalanannya, tanpa sebab yang jelas Anies direshuffle oleh Jokowi,” sambung Nizar.

Bahkan, Nizar mengatakan bahwa sikap yang ditunjukan oleh “jago” Anies pada saat itu tidaklah layak untuk ditiru, apalagi oleh para milenial bangsa ini. “Anies yang sudah berjasa mendukungnya menjadi presiden didepak tanpa sebab yang jelas,” jelas Nizar.

Sikap terbalik justeru dilakukan oleh Ketua Umum Partai Gerindera yang juga Calon Presiden RI periode 2019-2024, Prabowo Subianto. Prabowo terbukti memberi peluang kepada Anies Baswedan untuk duduk pada kursi Gubernur DKI Jakarta berdampingan dengan Sandiaga Uno.

“Setelah direshuffle, Anies kemudian diantarkan oleh Pak Prabowo menjadi gubernur Jakarta. Pak Prabowo sebagai negarawan sejati kemudian memberi peluang kepada Anies untuk menjadi gubernur sejati,” ujar Nizar.   {007}.

Comments

comments