Perubahan Mitra Kerja KLHK-Parlemen Dipertanyakan

Sartono.

ANGGOTA Komisi VII DPR RI, Sartono mempertanyakan lepasnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai mitra kerja. Sebab, sebelum periode kali ini, KLHK selalu menjadi mitra kerja Komisi VII DPR RI khususnya dalam hal lingkungan hidupnya.

“Kita mempertanyakan, ada agenda apa ini? Kenapa KLHK yang sebelumnya menjadi mitra komisi VII sekarang dipindah ke Komisi IV? Ini harus dijelaskan kepada publik,” kata Sartono saat dihubungi, Kamis, (31/10).

Dijelaskan Sartono, bermitranya KLHK dengan Komisi VII, memudahkan kementerian itu sendiri. Sebab, dengan penggabungan tersebut KLHK dapat membuat kebijakan antara pemanfaatan hutan untuk tujuan mensejahterakan rakyat sekaligus menyelamatkan kelestarianya.

“Lha kan kalau tetap bermitra dengan Komisi VII, pemanfaatan hutan dapat dilakukan sejalan dengan aspek keberlanjutan hutan itu sendiri dalam artian pelestariannya pada masa-masa mendatang,” jelas Sartono.

Dalam kesempatan itu Sartono juga mengatakan bahwa bermitranya KLHK dengan Komisi VII, sebagai upaya mempermudah komunikasi antar kementrian, dan pemangku kebijakan, agar komitmen menjaga dan melestarikan lingkungan itu bisa hadir dalam satu tarikan nafas.

“Saya ambil contoh, kasus kebocoran minyak Pertamina di Karawang dan Balikpapan pertengahan tahun ini, Komisi VII bisa cepat mendudukkan secara bersamaan antara KLH dan Pertamina, karena masih satu kesatuan mitra komisi, kalau dipisah, akan sangat menyulitkan bagi kami dalam melakukan pengawasan terhadap penanganan-penanganannya kedepan,” urai Sartono.   {007}.

 

Comments

comments