Sartono: Adakah Yang Bisa Jamin Peserta Didik Jalankan Protokol Kesehatan Dengan Maksimal ?

Sartono.

ANGGOTA DPR RI, Sartono mempertanyakan adakah pihak yang mampu memberi jaminan bahwa peserta didik pada tingkatan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas dapat menjalankan protokol kesehatan dengan benar?

Jika hal tersebut dapat terwujud, menurut Sartono, barulah proses pendidikan tatap muka dapat diselenggarakan pada tingkatan-tingkatan tersebut. “Kalau bisa dijamin betul disiplin itu. Tapi siapa yang bisa memberi garansi protokol kesehatan ini  kepada putra-putri kita?” tanya Sartono saat dihubungi, Senin, (24/8) malam.

Jika protokol kesehatan tidak dijalankan secara maksial namun proses tatap muka dalam pendidikan dilakukan, Sartono khwatir hal tersebut akan menimbulkan persoalan baru bagi bangsa ini nantinya. “Kita khawatir akan menjadi kluster baru. Bagi kita di Demokrat, hal kesehatan ini menjadi prioritas utama,” lanjut Sartono.

“Jadi kalau memang sekolah secara tatap muka itu mau dilakukan. Harus bisa dipastikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, diterapkan dengan benar-benar,” tegas Sartono.

Guna mengatasi persoalan yang muncul belakangan, pasca dilakukannya pendidikan secara daring, Sartono menyarankan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semaksimal mungkin juga untuk sektor pendidikan.

“APBN bisa digunakan untuk memberi solusi persoalan pendidikan secara daring seperti yang terjadi di daerah-daerah. Itu kan faktual, yang menjadi keluh-kesah anak negeri. Pusat harus mengcover semua biaya pendidikan, keseharan dan lain-lainnya,” sambung Sartono.   {007}.

Comments

comments