Ketua MPR RI: Pastikan Seluruh Perangkat Pendidikan Sudah Divaksin

Bambang Soesatyo (tengah belakang).

KETUA MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Pemerintah memastikan seluruh pihak yang terkait dalam bidang pendidikan sudah mendapatkan vaksin covid19 sebelum tatap muka bagi peserta didik dilakukan.

“Meminta pemerintah, Kemdikbud bersama Kementerian Kesehatan/Kemenkes, sebelum kebijakan sekolah tatap muka dimulai terlebih dahulu memastikan guru, dosen, siswa, dan mahasiswa telah memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan dan sudah diberikan vaksin sebagai salah satu upaya menciptakan kekebalan tubuh terhadap virus corona, sehingga dapat mengurangi ataupun mencegah dampak yang buruk apabila terpapar virus,” tulis Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, (10/3).

Tidak hanya itu, Bamsoet juga meminta pihak terkait mematangkan berbagai pertimbangan tatap muka bagi peserta didik. Sehingga diharapkan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

“Meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Kemdikbud, bahwa kebijakan tersebut sudah melalui pertimbangan yang matang dan diharapkan selalu berkoordinasi dengan Satuan Tugas/Satgas Penanganan Covid-19 terkait kondisi pandemi di daerah terkait, mengingat apabila angka penyebaran covid-19 masih tinggi, sebaiknya sekolah ataupun universitas menunda melakukan pembelajaran secara tatap muka,” tulis Bamsoet lagi.

Bamsoet juga meminta agar Kemendikbud memastikan orang tua siswa memahami tata cara jika proses pendidikan tatap muka akan dilaksanakan. “Meminta Kemdikbud memberikan pedoman atau arahan kepada orang tua, siswa, mahasiswa, guru, dan dosen sebagai bekal pengetahuan bagaimana menyikapi rencana sekolah tatap muka dimaksud, terutama bagi yang belum siap atau tidak bersedia melakukan pembelajaran secara tatap muka, sehingga proses kegiatan belajar-mengajar tetap dapat dilakukan secara maksimal sekalipun ada yang melakukannya secara daring maupun tatap muka,” sambung Bamsoet.

“Meminta pemerintah, dalam hal ini Kemdikbud, memastikan sekolah dan universitas sudah memiliki sarana, prasarana, infrastruktur, kesiapan seluruh Sumber Daya Manusia/SDM terkait, dan Standard Operating Procedure/SOP terkait protokol kesehatan di sekolah dan universitas,” pungkas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments