Kubu Ancol Sesumbar Ancam Pecat Bamsoet

Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo.

WAKIL Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Yorrys Raweyai menegaskan bahwa Ketua dan Sekertaris Fraksi kubu Bali, Ade Komarudin (Akom) dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah berprilaku tidak etis. “Tidak etis, sehingga menimbulkan citra yang kurang bagus dari Golkar,” kata Yorrys di DPR RI, Senin, (30/3).

Dalam kesempatan itu Yorry juga mengatakan bahwa prilaku yang telah dilakukan kedua orang tersebut dalam beberapa kesempatan tidak sesuai dengan budaya kader partai berlambang pohon beringin tersebut. “Cara Akom dan Bamsoet tidak mencermingkan Anggota Golkar,”  lanjut Yorrys.

Setelah menyaksikan beberapa prilaku dari keduanya tersebut, Yorrys mengaku sudah tidak bisa lagi menerima perlakuan yang bersangkutan. Untuk itu Yorrys mengaku harus ada sanksi tegas terhadap keduanya. “Sudah tidak bisa diberikan toleransi lagi pada mereka karena mereka tidak mencerminkan keluarga besar Partai Golkar,” ujarYorrys.

Terkait sanksi yang mungkin diberikan kubu Ancol kepada kedua orang tadi, sambung Yorrys, bisa hingga pada tingkatan terberat. Pencabutan keanggota dari Partai Golkar menurut Yorrys bukan sesuatu yang mustahil bisa dilakukan terhadap Bamsoet atas prilakunya belakangan ini. “Bamsoet akan saya beri sanksi berupa pemecatan. Pecat dari Golkar,” kata Yorrys.

Dalam kesempatan itupun Yorrys sesumbar akan melakukan upaya paksa untuk mengambil alih ruang fraksi Partai Golkar DPR RI yang terletak di lantai 12, Gedung Nusantara 1, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. “Ini hari kita akan lakukan tindakan tegas dengan mengambil alih (ruang fraksi). Kantor DPP saja bisa kita ambil massa yang 1 lantai tidak bisa,” ujar Yorrys.   {007}.

Comments

comments