Tanpa 2 Alat Bukti dalam Tetapkan Status Tersangka KPK Langgar HAM Lho,,,,,,,,

???????????????????????????????

Fadli Zon.

WAKIL Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan bahwa dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) haruslah mempunyai dua alat bukti. Tanpa hal tersebut maka KPK dapat dikatagorikan melanggar hukum Hak Azasi Manusia (HAM). “Ketika menetapkan sebagai tersangka KPK harus mempunyai dua alat bukti yang jelas, tanpa ini namanya pelanggaran hukum dan HAM bagi yang bersangkutan,” kata Fadli di Jakarta, Sabtu, (30/5).

Pembatalan status tersangka bagi Komjen Pol Budi Gunawan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, merupakan indikasi dugaan bahwa KPK tidak selamanya mampu membuktikan dua alat bukti dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka. “Pengadilan Negeri menyimpulkan termohon (KPK) tidak dapat membuktikan (Budi Gunawan) sebagai penyelenggara negara atau penegak hukum,” kata Hakim Sarpin Rizald‎i di PN Jakarta Selatan, Senin (16/2) lalu.

Kondisi seperti itu, lanjut Fadli, tentu harus mendapatkan perhatian dari semua pihak untuk melakukan pembenahan secara keseluruhan. Sebab yang terjadi tersebut sangat substansial dalam upaya penegakkan hukum itu sendiri. “Jika pola ini yang diterapkan KPK maka akan lebih banyak yang dipraperdilankan. Sistemnya ada masalah. Memang sudah waktunya kita lakukan evaluasi penegakkan hukum korupsi ini,” ujar Fadli Zon.   {007).

Comments

comments