Masyarakat Kaltara Butuh Gubernur Berpengalaman Birokrat

birokrasi

(www.rumahpemilu.org).

DIREKTUR Eksekutif Indonesia Development Monitoring, Fahmi Hafel mengatakan bahwa survey dilakukan pihaknya menunjukkan suatu fakta yang menarik. Ternyata responden menginginkan Provinsi Kalimatan Utara (Kaltara) dipimpin oleh figur yang mempunyai pengalaman birokrasi untuk Pilkada Serentak pada Desember 2015 nanti. “Memiliki kriteria berpengalaman di pemerintahan atau birokrasi 27,8%,” kata Fahmi dalam siaran pers yang diterima, Jumat, (10/7).

Setelah kriteria tersebut, lanjut Fahmi, barulah resmponden memberikan beberapa syarat  lainnya seperti merakyat, leadership, jujur, bersih dan lainnya. “Merakyat 9,9%, memiliki kemampuan memimpin 8,1%, Jujur, bersih, bebas KKN 6,4%, berwibawa dan bijaksana 5,4%, dermawan 4,4%, sudah banyak dikenal 3,6%, Pandai dan berwawasan luas 2,9%, Putra daerah 2,5%, tegas 1,8% dan dapat merangkul semua kalangan 1,8% ,” lanjut Fahmi.

Menurut Fahmi  ada 9 tokoh Kaltara yang disurvei lembaganya dalam kaitan tersebut. Mereka masing-masing Anang Dachlan Djauhari , Jusuf SK, Budiman Arifin, Irianto Lambire, Martin Billa, Ibrahim Saleh, Ince A. Rifai, Dicky Wainal Usman, Abdul Hafid Ahmad.

“Berdasarkan elektabilitasnya, jawaban spontan responden atas pertanyaan siapa yang akan dipilih jika Pilkada Provinsi Kalimantan Utara dilaksanakan hari ini, 38,6% responden menyebutkan akan memilih Anang Dachlan Djauhari, memilih Jusuf SK (14,8%), Budiman Arifin (7,2%), Martin Billa (5,4%), Irianto Lambire (5,2%),”ujarnya.

Tambah Fahmi, kondisi saat ini menunjukkan bahwa tingkat popularitas tokoh Kaltara, Anang Dachlan, Jusuf Sk, Budiman Arifin, Irianto Lambire dan Martin Billa bersaing dengan ketat. Tokoh Kalimantan Utara Anang Dachlan Djauhari menempati posisi popularitas tertinggi baik pada top of mind maupun pada pilihan masyarakat.

“Untuk popularitas sendiri, dalam jawaban spontan  (Top of Mind) tentang tokoh provinsi Kalimantan Utara yang dikenal responden, 5 (lima) terbesar tokoh Kalimantan Utara yang disebut oleh responden diantaranya adalah Anang Dachlan Djauhari (35,7%), Jusuf SK (22,7%), Budiman Arifin (11%), Ririanto Lambire (4,9%), Marthin Billa (4,4%),” tandasnya.

Namun demikian dalam akhir paparannya, Fahmi mengingatkan, meskipun sebagian besar responden menyebutkan sudah mantap dengan pilihan calon gubernurnya dalam survei ini. Namun jumlah yang belum mantap dengan pilihannya masih cukup besar. “Sebagian besar responden yang belum mantap dengan pilihannya masih menunggu visi, misi dan program yang ditawarkan calon gubernur,”pungkasnya.

Survei tersebut dilakukan pada 12-26 Juni 2015,  metode  survei dalam menentukan responden menggunakan teknik multistage random sampling dengan jumlah penduduk Tahun 2013 berjumlah 425.720 Jiwa, jumlah kabupaten/kota 5,  jumlah populasi Kaltara didasarkan pada Daftar Pemilih Tetap saat Pilpres 2014 adalah 425.720 Pemilih tetap  sehingga didapati Jumlah responden  yang digunakan dalam sebanyak 1168 orang  responden dan sebaran responden yang proposional  di 16 Kecamatan 130 Kelurahan /Desa dengan tingkat kepercayaan 98 % dan Margin of error ± 3.4%  survey dilakukan dengan Wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.   {007}.

Comments

comments