Pemerintah Pusat Jangan Setengah Hati Padamkan Pembakaran Hutan

???????????????????????????????

Rahmat N Hamka.

ANGGOTA DPR RI asal Kalimantan Tengah, Rahmat N Hamka mendesak agar pemerintah pusat sungguh-sungguh dalam memadamkan api akibat pembakaran lahan/hutan di republik ini. Sebab, akibat yang ditimbulkan sudah sangat membahayakan keselamatan jiwa masyarakat. “Jadi pusat diharapkan dapat segera membantu keuangan tersebut, ini pengajuan  daerah 23 milyar tapi yang disetujui hanya 7 M, bagaimana mau perbuat maksimal, pemerintah pusat jangan setengah hati dalam hal tersebut,” kata Rahmat dalam pesan elektronik yang diterima, Selasa, (27/10).

Bahkan, lanjut Rahmat, untuk benar-benar membuktikan keseriusan memadamkan api, legislator tersebut menghimbau seluruh menteri terkait berkantor di daerah-daerah yang mengalami pembakaran hutan/lahan. “Coba segera berkantor didaerah para menteri dan langsung terlibat dilapangan jadi bisa merasakan langsung bagaimana seharusnya yang harus diperbuat,” lanjut Rahmat.

“Maaf ini berkunjung sebentar langsung pulang lagi para menteri,” sambung Rahmat.

Dengan tidak kunjung berhasilnya menteri terkair bekerja untuk memadamkan api akibat pembakaran, Rahmat mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot menteri terkait dari jabatannnya. “Sekali lagi minta bapak presiden mengevaluasi keberadaan para menteri yang kurang progresif dalam penanganan bencana tersebut, kapan perlu reshufle. saya sekarang sedang berada di daerah Kalimantan Tengah keliling kab/kota untuk melihat secara langsug kondisi dilapangan,” ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan bahwa langkah segera yang harus dilakukan oleh parlemen adalah membentu panitia khsusus (Pansus) Asap. “Mendukung segera dibentuknya pansus asap karena masalahnya sudah sangat kompleks, saya kurang sependapat dengan pernyataan ketua MPR RI, bahwa pansus asap fokus ke pembakar lahan, itu salah satu bagiannya saja, saya berpikir sekarang yang paling penting fokus untuk segera secara cepat penanggulangan bencana asap tersebut yaitu dengan bertindak tepat,” tegas Rahmat N Hamka.   {007}.

Comments

comments