DPR RI: Segera Rehabilitasi Kesehatan Korban Asap

???????????????????????????????

Rahmat N Hamka.

ANGGOTA DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Rahmat N Hamka mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk sesegera mungkin memulihkan kesehatan rakyat republik ini yang menjadi korban asap. “Mendesak kepada pemerintah baik pusat maupun daerah, harus segera mengambil langkah-langkah tindakan yang cepat dan tepat untuk merehabilitasi kesehatan masyarakat yang selama 2 s/d 3 bulan ini, telah menghirup udara yang kotor akibat bencana asap, yang mana kita ketahui bersama bahwa berdasarkan data telah masuk kategori sangat berbahaya,” kata Rahmat dalam pesan elektronik yang diterima, Senin, (2/11).

Menurut Rahmat, pemulihan kesehatan korban asap harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah. Meskipun dia juga tidak memungkiri pemulihan bidang lain seperti ekonomi maupun pendidikan tidak boleh dikesampingkan. “Tanpa mengesampingkan masalah pendidikan dan perekonomian yang juga sangat terganggu, maka diminta untuk masalah kesehatan ini bisa dapat prioritas penanganan. Misalnya segera melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala pada anak-anak balita, lansia juga anak-anak usia sekolah dengan menurunkan tenaga medis ke desa- desa bahkan sekolah-sekolah, berikan vitamin untuk menambah kebugaran masyarakat dan atau beri makanan dan minuman tambahan, misal bubur kacang ijo dan susu atau yang lainnya, yang bisa menunjang unutk menetralisir racun dalam tubuh akibat menghirup udara kotor selama ini,” lanjut Rahmat.

“Hal ini belum nampak dilakukan, harusnya kementerian kesehatan segera bertindak secara simultan, tidak kemudian gagap, harus lebih progresif, saat bencana BNPB leading sektor, pasca asap maka kementerian kesehatan yang harus ambil kendali sebagai leading sektor untuk merekonstruksi dan merehabilitasi dampak bencana asap, jangan melihat hujan datang, asappun sudah hilang, kemudian masalah dianggap tidak prioritas lagi,” sambung Rahmat.

Rahmat juga menilai pelayanan kesehatan secara cuma-cuma bagi korban asap masih harus dilaksanakan kedepannya di republik tercinta ini. “Mendesak juga kepada pemerintah untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan tetap secara gratis kepada masyarakat walaupun sudah bukan dalam keadaan darurat asap lagi. Dampak-dampak yang ditimbulkan dari bencana asap ini sehingga terganggunya kesehatan masyarakat, harus tetap gratis karena dampaknya ini jangka panjang, peningkatan kualitas layanan di puskesmas dan pustu harus diperkuat, sarana prasarana, alat kesehatan dan tenaga medis harus tersedia sampai ditingkat kecamatan bahkan desa, khusus terkait penanganan ISPA,” jelas Rahmat.   {007}.

Comments

comments