Anggota MKD Minta KPK Usut Surat Sudirman Said kepada Freeport

Supratman Andi Agtas

Supratman Andi Agtas

ANGGOTA Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Supratman Andi Agtas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan pemberian janji seorang pejabat negara kepada perusahaan swasta, dalam hal ini PT Freeport Indonesia. “Kita harap KPK usut surat yang tentang menjanjikan sesuatu dari menteri ESDM,” kata Supratman di DPR RI, Kamis, (26/11).

Dengan adanya upaya memberikan janji dari seorang pejabat negara kepada perusahaan swasta, lanjut Supratman, hal tersebut sudah masuk dalam ranah hukum. Tentunya, hal aparat penegak hukum sudah sangat layak untuk menjalankan tugasnya agar hukum benar-benar tegak di republik ini tanpa pandang bulu. “Tetapi yang dilakukan Sudirman Said yang berkirim surat ke Freeport itu sudah masuk ranah pidana,” lanjut Supratman.

Dengan kondisi tersebut, Supratman tidak menampik jika dikatakan laporan Sudirman Said kepada MKD terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto tidaklah dimaksudkan menyentuh substansi yang sebenarnya. “Ya sah-sah saja jika ini dikatakan hanya pengalihan isu belaka,” ujar Supratman.

“Prinsipnya siapapun yang bermain dalam perpanjangan kontrak ini harus diusut. Jangan karena ada sesuatu yang ditutupi justeru membikin masalah baru. Masalah terbesar bagi kita sebenarnya adalah apakah Freeport itu bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia atau tidak,” sambung Supratman.   {007}.

Comments

comments