Polri Diharap Tertibkan Penyimpangan Nopol Dinas

Yundini H Erwin 2

Yundini Erwin (kiri).

DOSEN Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Yundini Erwin berharap Polri mau menertibkan penyimpangan-penyimapangan termasuk penggunaan Nomor Polisi (Nopol) dinas pejabat negara. “Ya polisi harus menertibkan. Tentu ada penertiban,” kata Yundini saat dihubungi, Senin, (9/11).

Tidak hanya menertibkan, Yundini juga mengatakan bahwa Polri selayaknya menegakkan hukum dan ketentuan yang berlaku bagi kendaraan bermotor termasuk penggunaan Nopol-Nopol dinas. “Polisi ya melakukan gakkum, tugas polisi disitu terhadap siapa saja, dalam hal ini harus ada penertiban,” lanjut Yundini.

Dibalik itu semua, Yundini juga tertarik menelaah motivasi Ketua DPR RI, Setya Novanto menggunakan Nopol dinas pada kendaraan pribadinya. Menurut Yundini, memang akan ada perbedaan-perbedaan perlakuan di jalan raya ketika seseorang menggunakan Nopol pribadi atau dinas. “Ya sudah barang tentu ada konsekwensi-konsekwensinya kalau menggunakan nomor polisi pribadi. Kalau nomor dinas kan perlakuannya sebagai pejabat negara,” ujar Yundini.

“Setya Novanto yang sekarang itu bukan lagi Setya Novanto yang dulu yang hanya seorang pengusaha. Sekarang beliau itu adalah ketua dpr ri, panutan semua orang, termasu prilakunya sudah harus juga menjadi panutan semua orang,” sambung Yundini.

Nopol dinas Ketua DPR RI, Setya Novanto RI 6 tertangkap kamera wartawan digunakan oleh sebuah mobil merk Jaguar dan diparkir pada halaman gedung Setjen DPR RI. Kesehariannya, Setya Novanto menggunakan mobil dinas sedan merk Lexus.   {007}.

Comments

comments