Anggota Sebut Pimpinan DPD RI Lemah

Intsiawati Ayus

Intsiawati Ayus (jilbab putih).

ANGGOTA DPD RI asal Riau, Intsiawati Ayus mengatakan bahwa pimpinan lembaga tersebut lemah. Hal tersebut disampaikannya terkait beredarnya wacana pembubaran lembaga negara itu. “Saya akui kelemahan Pimpinan DPD RI,” kata Intsiawati Ayus di kantornya, Rabu, (10/2).

Saat ditanya lebih jauh tentang lemahnya pimpinan lembaga tempatnya dia bekerja itu, Instsiawati Ayus mengatakan bahwa penilaian tersebut berdasar pada pernyataan salah seorang anggota DPR RI. “Itu saya simak dari kritikan Pak Lukman Edy. Dia mengkritisi jam terbang pimpinan yang keluar,” lanjut Intsiawati.

Terkait wacana pembubaran lembaga DPD RI itu sendiri, Intsiawati Ayus mengaku tidak terlalu mempersoalkannya. Menurut dia, kalaupun DPD RI dibubarkan dia tidak akan bersedih hati menghadapinya. “Saya sama sekali tidak galau, mau bubar mau apapun dia (DPD RI),” ujar Instsiawati.

Sebelumnya, Wakil Bendahara Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bambang Susanto menegaskan bahwa sejauh ini Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) hanya berfungsi sebagai hiasan semata. “Sampai sekarang kita anggap hanya hiasan demoksasi saja,” kata Bambang saat dihubungi, Selasa, (9/2).

Apalagi, lanjut Bambang, pihaknya merasa keberadaan DPD RI tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya kepada rakyat terutama di daerah. Padahal, pembentukan DPD RI itu didasarkan pada fungsi keterwakilan masyarakat daerah pada lembaga tersebut. “Perannya tidak maksimal. Dari masyarakat di daerah itu kurang dirasakan faedahnya. Di daerah hampir hanya sebagai rumbai-rumbai saja. Tidak bisa menyentuh persoalan daerah,” lanjut Bambang.

Dengan kinerja yang tidak dirasakan masyarakat secara keseluruhan, tegas Bambang, pihaknya memadang perlu untuk meninjau kembali keberadaan lembaga negara itu. Sebab, setiap tahunnya, triliunan rupiah uang rakyat dipakai lembaga itu tanpa hasil yang jelas. “Kalau begini-begini saja hanya menghabiskan anggaran ya sudah di bubarkan saja. Hanya capek-capekin masyarakat di daerah saja,” tegas Bambang.   {007}.

Comments

comments