PAN: Tidak Positif Revisi UU KPK Diteruskan

Yandri Susanto2

Yandri Susanto (foto:dok/pri).

SEKERTARIS Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan bahwa rencana revisi undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah elok lagi untuk bertengger pada program legislasi nasional (Prolegnas) DPR RI. Sebab, dari fakta-fakta yang terungkap terbukti bahwa rencana tersebut mendapat penolakan massif dari rakyat. “Ini tidak ada nilai positifnya kalau diteruskan,” kata Yandri di kantornya, Rabu, (24/2).

Sebagai langkah kongkrit, lanjut Yandri, pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada badan legislasi (Baleg) DPR RI. Besar harapan mayoritas anggota Baleg menyetujui usulan tersebut. “Fraksi PAN dalam rapat baleg akan meminta untuk revisi Prolegnas prioritas dari 40 jadi 39,” lanjut Yandri.

Yandri sendiri tidak menampik respon yang ditunjukkan rakyat republik ini terkait rencana revisi tersebut beberapa waktu belakangan. Penolakan yang massif seperti itu tentu akan sangat mengganggu proses pembangunan agar kesejahteraan rakyat bisa meningkat secara signifikan. “Sudah cukup pro kontra ini, kita akhiri. Sekaligus dari long list supaya tidak ada isu lagi dari pembahasan revisi UU KPK,” ujar Yandri.

“Untuk menghentikan kegaduhan yang setuju dan yang tidak, Fraksi PAN mendesak DPR dan pemerintah untuk mencabut revisi UU KPK dari prolegnas,” sambung Yandri.   {007}.

Comments

comments