Indonesia Perlu Berdayakan Diaspora

Andreas Hugo Pareira1

Andreas Hugo Pariera (tengah).

ANGGOTA Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Pariera menegaskan bahwa republik ini harus mampu memberdaakan seluruh diaspora yang tersebar di berbagai negara. Apalagi, kondisi perekonomian bangsa yang sedang tidak sesuai harapan. “Indonesia perlu untuk memperoleh keuntungan dari diaspora yang sedang menjadi fenomena,” kata Andreas di DPR RI, Selasa, (23/8).

Pemanfaatan diaspora oleh negara-negara asing, sudah sering terjadi. Sebagai contoh, kata Andreas, seperti India. India, lanjut Andreas, terbukti berhasil membangun industri Informasi Teknologi (IT) setelah sekian banyak diasporanya di luar negeri kembali ke tanah airnya. “Yang membangun pusat IT di India itu kebanyak orang mereka yang pernah ke luar negerinya, termasuk ke Inggris,” kata Andreas lagi.

Ruang Iklan

Demikian pula dengan negara Cina. Andreas membenarkan bahwa berkembangnya ekonomi negara tirai bambu itu tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh diaspora mereka, sekalipun ada di luar negeri. “Begitu juga yang dilakukan Cina. Mereka melayani kepentingan diasporanya. Dilayani biro hubungan luar negeri tingkat kabupaten,” jelas Andreas.

Kepada wartawan Andreas juga membenarkan bahwa pemerintah Indonesia saat ini berkeinginan untuk membawa pulang para diaspora yang masih tersebar pada beberapa negara itu. “Negara memang ingin menarik kembali human capital flight yang pernah terjadi,” ujar Andreas.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments