Partai Politik Berhak Penuh Ganti Kader di DPR

kahar-muzakir

Kahar Muzakir.

PELAKSANA Tugas (Plt) Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Kahar Muzakir menegaskan bahwa partai politik mempunyai hak penuh untuk mengganti kader dalam jabatan di lembaga kedewanan. “Aturannya Parpol bisa mengganti kader yang menjadi anggota maupun pimpinan alat kelengkapan,” kata Kahar di DPR RI, Jumat, (30/9).

Dengan demikian, lanjutnya, siapapun yang sedang duduk pada jabatan tertentu di DPR RI, bisa saja diganti oleh partai pengusungnya. Demikian pula dengan jabatan ketua DPR RI yang saat ini dijabat oleh Ade Komarudin. Jika Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar ingin mengganti Ade Komarudin, hal itu sesuatu yang sah-sah saja. “Dalam MD3 pimpinan itu kan alat kelengkapan dewan, dan yang mengusulkan di sini kan fraksi,” lanjut Kahar.

Apalagi, sambung Kahar, wacana pergantian ketua DPR RI saat ini bukanlah sesuatu yang menimbulkan keributan pada internal partainya. Karena menurut Kahar, pergantian merupakan sesuatu yang biasa-biasa saja. “Biasa saja kok orang berganti-ganti. Tidak ada gejolak kok,” sambung Kahar.

Ruang Iklan

Sebelumnya Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto memiliki hak untuk mendapatkan kembali jabatan ketua DPR RI. Menurutnya hak Novanto itu sama sekali tidak bertentang dengan hukum yang berlaku. “Oh sangat mungkin DPR mengembalikan jabatannya sebagai ketua DPR RI,” kata Margarito saat dihubungi, Kamis, (29/9).

Dalam kesempatan itu, Margarito juga menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan terhadap Novanto beberapa waktu lalu tidak berdasarkan hukum sama sekali. Sehingga, Margarito mengatakan bahwa Novanto benar-benar berhak mendapatkan kembali apa yang pernah lepas darinya. “Peradilan yang dilakukan oleh MKD DPR RI beberapa waktu lalu sama sekali tidak sah,” tegas Margarito lagi.

“Semua tuduhan harus dianggap tidak sah,” kata Margarito.

Untuk itu, Margarito sangat setuju jika MKD DPR RI memulihkan nama baik Novanto. Pemulihan nama baik itu menurut Margarito akan menjadi ruang bagi MKD untuk mengembalikan martabat Novanto dimata publik. “Kalau sudah dipulihkan namanya maka menjadi sangat logis dan sah untuk dikembalikan kedudukanya sebagai ketua DPR RI,” sambung Margarito.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments