Polisi Diminta Tindak Tegas Seluruh Pengujar Kebencian di Sosmed

sartono6

Sartono Hutomo.

ANGGOTA DPR RI, Sartono Hutomo meminta Polri untuk segera menindak tegas para pelaku ujar kebencian terutama melalui sosial media (Sosmed). Sebab ujar kebencian yang dilakukan melalui Sosmed kian hari semakin merendahkan kelompok tertentu.

“Kami menghimbau agar Polri untuk segera menangkap pemilik akun-akun yang menyebarkan ujar kebencian di sosial media,” kata Sartono di Jakarta, Jumat, (30/12).

Dalam menindak tegas pengujar kebencian itu sendiri, sambung Sartono, Polri diharapkan berlaku adil terhadap semua pihak. Sartono juga berharap agar Polri tidak hanya berlaku tegas terhadap pengujar kebencian kepada pemerintah saja.

“Kita sangat mengharapkan agar Polri tindakan tegas juga dilakukan terhadap pengujar kebencian yang lain, jadi jangan hanya kepada pengujar kebencian terhadap presiden,” sambung Satono.

Ruang Iklan

Menurut Sartono, pelaku ujar kebencian terhadap pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) – Sylviana Murni sudah masuk katagori melampaui batas kewajaran. Bahkan, menurut Sartono, pelaku ujar kebencian sudah mengiriman video yang isinya benar-benar merendahkan AHY.

“Ini kan sudah tidak wajar lagi untuk dibiarkan. Dan yang memiliki kewenangan untuk mengentikan, menangkap pelaku adalah Polri. Untuk itu kami sangat berharap Polri segera bertindak cepat dan tegas tanpa pandang bulu,” lanjut Sartono.

Dalam kesempatan itu Sartono juga berharap besar pada sikap adil media massa yang ada saat ini. Sebab, jika seuatu media massa sudah menunjukan sikap berpihak tentu masyarakat luas yang akan dirugikan.

“Kan selayaknya media massa itu adil, tidak berpihak pada pasangan calon manapun. Kalau sangat kentara berpihaknya pada karya jurnalistik, pada akhirnya rakyat juga yang dirugikan,” harap Sarono Hutomo.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments