Polri Percepat Program Polmas

img-20161105-wa0076

Kombes Pol Ricky F Wakanno (tengah).

Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat, Baharkam Mabes Polri, Kombes Pol Ricky F Wakanno mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan percepatan program Pemolisian Masyarakat (Polmas) di republik ini. “FGD ini mengenai percepatan implementasi kebijakan Kapolri yaitu tentang Polmas,” kata Ricky disela-sela Focus Group Discussion (FGD) di Mabes Polri, Rabu, (14/12).

FGD itu sendiri dibuka oleh Direktur Pembinaan Masyarakat, Baharkam Polri, Brigjen Pol Dudi Nur Arief.

Penguatan tersebut, lanjut Ricky, ditujukan agar lebih maksimalnya rasa aman bagi seluruh warga masyarakat khususnya dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. “Tujuannya adalah agar lebih terciptanya rasa aman, nyaman, bisa bekerja dengan baik. Tentunya juga untuk mengurangi angka kejahatan ditengah-tengah masyarakat,” lanjut Ricky.

“Melalui Polmas ini kita ingin terciptanya rasa aman bagi masyarakat,” sambung Ricky.

Menurut Ricky, fungsi Polmas sebenarnya tidak hanya terbatas pada Bhabinkambtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas). Seluruh anggota Polri, menurut Ricky, sebenarnya telah melekat fungsi Polmas, baik tingkat bintara maupun perwira.

“Semua Anggota Polri, baik perwira maupun bintara, yang menggunakan seragam Polri, mengemban fungsi Polmas. Anggota Polri itu berkewajiban mengajak semua masyarakat untuk menjadi mitra Polri. Melalui Polmas ini, masyarakat juga berfungsi sebagai polisi bagi dirinya sendiri, keluarganya juga lingkungannya,” jelas Ricky.

Ruang Iklan

Dengan amannya kehidupan bermasyarakat, urai Ricky, tentu akan sangat membantu kerja-kerja pemerintah khususnya yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. “Polri selaku alat negara penegak hukum yang bertugas memelihara kamtibmas, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat bertangungjawab dalam mensukseskan kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017,” urai Ricky.

Dosen Sespimti Polri, Chairil Nur Siregar mengatakan bahwa pada prinsipnya mendukung percepatan program Polmas tersebut. Hanya saja, Chairil menghimbau agar Polri memperhatikan beberapa hal agar program tersebut berjalan dengan maksimal. “Agar Polmas ini bisa maksimal, dibutuhkan SDM-SDM yang benar-benar mau menjadi pembina masyarakat,” kata Chairil.

Menurut Chairil, dengan menempatkan Anggota Polri yang memiliki motifasi kuat dalam fungsi Polmas, dia yakin berbagai persoalan yang ada di masyarakat akan cepat terdeteksi sebelum menjadi besar. “Letaknya pada saat psikotes, jika dia punya komitemen yang kuat untuk menjadi pembina masyarakat, maka hasilnya akan sangat bagus. Tapi jika saat dites ternyata dia tidak bulat hatinya, lebih baik cari yang lain,” lanjut Chairil.

Jika anggota Polri yang berkomitmen kuat menjadi Polmas tidak memadai jumlahnya, Chairil mengusulkan beberapa langkah alternatif. “Cara lainnya adalah dengan menjadikan Polmas yang ada dan berhasil menjadi contoh bagi yang lainnya. Istilah saya mencangkokkan dia agar bisa ditiru tempat lain,” jelas Chairil.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments