Australia Harus Hormati Simbol Negara Indonesia

setya-novanto15

Setya Novanto

KETUA DPR RI, Setya Novanto menegaskan bahwa Australia harus menghormati Pancasila yang merupakan simbol negara Republik Indonesia. “Australia juga harus menghormati simbol negara ini,” kata Setya Novanto di kantornya, Kamis, (5/1).

Penghentian sementara kerjasama militer antara Indonesia dengan Australia yang dilakukan oleh pemerintah melalui Panglima TNI, lanjut Setya Novanto, merupakan langkah yang tepat. “Yang terpenting, yang dilakukan oleh pemerintah melalui Panglima TNI itu kita apresiasi,” lanjut Setya Novanto.

Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga menilai tepat apa yang telah dilakukan kementerian Pertahanan RI terkait dugaan adanya kesalahan penulisan kata Pancasila dalam materi latihan militer antara Indonesia-Australia. “Saya juga menghargai menteri pertahanan yang telah menginvestigasi,” ujar Setya Novanto.

Ruang Iklan

Selaku ketua parlemen, Setya Novanto sendiri tidak habis fikir kenapa keteledoran tersebut dapat terjadi pada sebuah negara sebesar Australia. Apalagi, negara kangguru itu telah berhubungan baik dengan Indonesia dalam waktu sangat lama. “Saya sangat prihatin, kok bisa ini dilakukan oleh negara besar apalagi negara tetangga,” jelas Setya Novanto.

Kedepannya, Setya Novanto berharap hal serupa tidak terulang agar kerjasama-kerjasama lain diatara kedua negara tidak mengalami gangguan. “Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi buat Australia khususnya masalah simbul negara kita. Kita perlu kerjasama jangka anjang, namun ini harus dibicarakan dengan saling menghormati satu dengan yang lain, Indonesia sangat hargai khssusmya simbol negara, kita tidak bisa terima begitu saja,” kata Setya Novanto.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments