Berharap Kursi Pimpinan DPR RI, Ahli TN: Sebaiknya PDIP Fokus Pastikan Pansus Angket Bisa Periksa KPK

Margarito Kamis (pegang mic), Eva Kusuma Sundari (kiri).

AHLI Tata Negara, Margarito Kamis mengatakan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebaiknya fokus agar Pansus Hak Angket KPK bisa memeriksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibandingkan berharap mendapat kursi pimpinan DPR RI. “Menurut saya fokuskan ke yang jauh lebih fundamental, kalau Pansus Angket itu tidak bisa perisa KPK, itu fatal,” kata Margarito di DPR RI, Kamis, (12/10).

Dalam kesempatan itu, Margarito juga menegaskan bahwa keinginan duduk sebagai salah satu pimpinan DPR RI bukanlah sesuatu yang konstitusional, jika dikaitkan dengan jumlah perolehan suara pada Pemilu Legislatif tahun 2014 lalu. “Itu bukan isu konstitusi. Ini soal kebiasaan-kebiasaan dalam politik saja. Kan bukan hal yang mendasar dari soal konstitusi,” tegas Margarito.

“Itu bukan persoalan kecil bagi saya, itu persoalan luar biasa, fundamental. Bisa rusak bangunan tata negara kita. Saya sarankan PDIP serius menangani ini. Pastikan PDIP tida membiarkan UUD dikangkangi oleh undang-undang yang membentuk lembaga negara itu,” sambung Margarito.

Sementara itu Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari mengatakan bahwa harapan untuk mendapa kursi pimpinan DPR RI lebih ditujukan pada kepentingan bersama. “Ini bukan semata perjuangan hak PDIP yang kemarin diserobot. Menurut saya ini untuk kepentingan bersama, makanya koreksi itu perlu dilakukan saat ini,” kata Eva.

“PDIP tinggal menunggu, kita tunggu partai-partai lain yang kemarin menzolimi, di baleg proses revisi sudah berjalan,” sambung Eva.   {007}.

Comments

comments