KLHK Harus Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

Bambang Soesatyo (kemeja putih).

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak bahwa Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan tindakan tegas terhadap seluruh pembakar hutan maupun lahan. Hal tersebut diyakini dapat memberi efek jera bagi para pelaku.

“Meminta Komisi IV DPR mendorong KLHK melalui Polisi Hutan untuk menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan, serta memberikan efek jera,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Kamis, (22/2).

Agar mendapat informasi dini dan akurat terkait titik api, lanjut Bamsoet, KLHK didesak juga meningkatkan kerjasama dengan lembaga terkait, seperti BMKG. “Meminta Komisi IV DPR mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk terus memantau dan mengupdate informasi terkait titik api (hot spot) guna memberikan peringatan dan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat,” lanjut Bamsoet.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga mengatakan bahwa sangat penting peran pemerintah daerah dalam bahu-membahu dengan KLHK agar tidak terjadinya kembali kebakaran hutan/lahan di republik tercinta ini.

“Meminta Komisi IV DPR mendorong KLHK bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera membentuk Posko Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Posko Dalkarhutla), mengingat Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) per 19 Februari-31 Mei 2018,” ujar Bamsoet.

Tidak lupa Bamsoet juga mengingatkan bahwa peran dari patroli Polisi Kehutanan sangatlah penting agar sumber-sumber api yang muncul bisa segera dipadamkan.

“Meminta Komisi IV DPR mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong Polisi Hutan untuk secara aktif melakukan patroli guna mencegah terjadinya perusakan hutan, mengingat kondisi di wilayah tersebut terindikasi adanya kegiatan membuka lahan baru dengan cara membakar untuk bertanam,” kata Bamsoet.   {007}.

Comments

comments