Polri Didorong Tindak Tegas Pebisnis Investasi Illegal

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Polri untuk menindak tegas perusahaan yang terbukti berbisnis investasi liar alias illegal. Sebab, diindikasikan para pelaku merupakan figur-figur yang sama tetapi menggunakan identitas berbeda.

“Terkait dengan total kerugian akibat kecurangan investasi ilegal pada periode 2007-2017 mencapai Rp 105,7 triliun dengan potensi korban hingga jutaan orang (data dari Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan), meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk melakukan penindakan tegas terhadap entitas yang terbukti melakukan kegiatan usaha investasi tanpa izin, mengingat para pelaku merupakan orang-orang yang pernah menjalankan investasi ilegal dengan nama lain dan perusahaan lain,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Selasa, (17/7).

Selain itu, menurut Bamsoet Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu didorong agar mengawasi seluruh bisnis investasi yang ada di republik ini. Tidak lupa Bamsoet juga berharap selektifitas bisnis investasi lebih ditingkatkan agar rakyat tidak menjadi korban penipuan kedepannya.

“Meminta Komisi XI DPR mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pendataan, meningkatkan pengawasan terhadap seluruh usaha investasi, dan lebih selektif dalam pemberian izin operasional terhadap kegiatan investasi, guna meminimalisir kerugian yang ditimbulkan bagi masyarakat, serta dalam rangka menghadapi pasar global dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” ujar Bamsoet.

Masyarakat luas dihimbau Bamsoet agar berperan aktif untukmelaporkan jika mengetahui ada bisnis investasi tetapi tidak memiliki izin yang sah. “Mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui informasi tentang kegiatan investasi ilegal, terutama jika investasi tersebut menawarkan hasil atau keuntungan yang tidak wajar di kalangan masyarakat,” sambung Bamsoet.   {007}.

Comments

comments