Ditlantas PMJ Siap Perketat Penjagaan Ganjil Genap

DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Yusuf menegaskan bahwa pihaknya siap memperketat penjagaan dalam pelaksanaan perpanjangan masa sistem Ganjil Genap di DKI Jakarta. “Betul (siap),” tegas Yusuf saat menjawab konfirmasi kesiapannya, Senin, (3/9) malam.

Bahkan, dalam kesempatan itu Yusuf juga menegaskan bahwa kendaraan bermotor di DKI Jakarta wajib untuk ditertibkan. Tentunya hal tersebut ditujukan agar tercipta suasana berlalulintas yang kondusif di ibukota negara ini. “Bagus memang harus ditertibkan,” tegas Yusuf lagi.

Sebelumnya, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Polri memperketat penjagaan terhadap pelaksanaan perpanjangan masa sistem ganjil genap di DKI Jakarta. Perpanjangan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta bernomor 92 tahun 2018.

“Mendorong Komisi III DPR meminta Kepolisian untuk meningkatkan pengawasan dan memperketat penjagaan selama aturan tersebut diimplementasikan, mengingat dalam pelaksanaan sistem ganjil genap selama bulan Agustus tersebut telah terjadi 26.055 pelanggaran yang mengindikasikan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, untuk itu dengan berlanjutnya sistem ganjil genap sosialisasi harus dilakukan lebih intens,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Senin, (3/9).

Tidak hanya itu, Bamsoet juga meminta Polri menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara dengan menerapkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hal tersebut diyakini dapat memberikan efek jera.

 “Mendorong Komisi III DPR meminta Kepolisian untuk menindak tegas pelaku pelanggar aturan ganjil genap sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sehingga membuat masyarakat enggan untuk melanggar aturan,” lanjut Bamsoet. {007}.

Comments

comments