Anies: Jadikan Sungai Sebagai Sumber Kehidupan

Anies Baswedan (kemeja hitam).

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak semua pihak untuk menjadikan sungai menjadi sumber kehidupan. Prilaku negatif yang selama ini terjadi, seperti membuang sampah ke sungai sudah waktunya dihentikan. “Mari jadikan sungai sebagai sumber kehidupan bukan tempat pembuangan,” tulis Anies dalam akun Media Sosialnya, Senin, (12/11).

“Mari hindari membuang sampah ke sungai, karena residu ini berbahaya bagi ekosistem di dalamnya, belum lagi kalau banjir, dan kami di pemerintahan bukan hanya bertugas membersihkan sampah yang di sungai, lebih dari itu kami bertugas mencegah sampah itu sampai ke sungai,” lanjut Anies.

Untuk tujuan tersebut, sambung Anies, pihaknya mendesak semua pihak menjadikan sungai yang ada kembali seperti sediakala. Semua pihak, sambung Anies lagi, akan dilibatkan agar hasil yang diperoleh untuk menjadikan sungai seperti sediakala semakin maksimal.

“Program yang kita ingin dorong adalah membuat sungai se-natural mungkin, kita berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak membangun kembali ekosistem sungai bukan memasang beton tetapi membuat ekosistem tumbuh,” tulis Anies lagi.

Dengan mengembalikan sungai seperti sediakala, menurut Anies, maka akan juga menyelamatkan makhluk lain yang hidup di sungai itu sendiri. Apalagi Jakarta merupakan Ibukota negara yang memiliki belasan sungai.

“Kita perlu menjaga agar sungai kita menjadi tempat sumber kehidupan bagi seluruh ekosistemnya, bukan hanya manusia tetapi juga mahluk di dalamnya. Jakarta merupakan kota yang diberkahi dengan 13 sungai dan termasuk kota yang paling banyak dialiri sungai,” ujar Anies.

“Pada 11 November 2011 seekor bulus raksasa ditemukan kembali di Sungai Ciliwung, Tanjung Barat. Bulus Raksasa (chitra chitra javanensis) adalah bulus yang masuk daftar terancam punah, International Union for Conservation of Nature (IUCN). Penemuan bulus raksasa itu dirayakan sebagai Hari Ciliwung hingga memasuki tahun yang ke 7 kemarin,” urai Anies.   {007}.

Comments

comments