KETUA DPR RI Desak BMKG Selalu Update Cuaca

Angin Kencang.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu memberikan informasi terkait perubahan cuaca di republik ini kepada masyarakat dan instansi terkait.

“Mendorong BMKG selalu meng-update kondisi cuaca serta bekerja sama dengan lembaga penyiaran (publik/swasta) dalam menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat,” kata Bamsoet dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, (7/11).

Menurut Bamsoet, selain warga masyarakat yang membutuhkan informasi cuaca, sektor transportasi sangat terkait dengan data tersebut. Sebab, kedua moda transportasi tersebut bersentuhan langsung dengan kondisi alam.

“Mendorong BMKG bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam menyampaikan informasi cuaca khususnya untuk kepentingan transportasi udara (kepentingan penerbangan melalui Air Traffic Control/ATC), transportasi laut/danau/sungai (nakhoda kapal), dan transportasi darat,” lanjut Bamsoet.

Bagi seluruh warga masyarakat, Bamsoet mengajak agar bersiap diri guna terhindar dari berbagai bentuk ancaman yang mungkin terjadi. Apalagi terhadap warga yang tinggal di pinggiran aliran sungai.

“Mengimbau seluruh masyarakat untuk mengantisipasi dampak dari curah hujan yang tinggi, terutama masyarakat yang tinggal di dekat daerah aliran sungai/DAS untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang,” sambung Bamsoet.

Disamping itu Bamsoet juga mendesak agar kementerian maupun lembaga negara yang terkait meningkatkan kesiapsiagaannya mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diharapkan.

“Mendorong kesiapan Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang, terutama mengantisipasi dan mencari solusi terhadap wilayah-wilayah yang masih terisolasi atau sulit akses,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments